Minggu, 04 Agustus 2013

ngelindur?

"hati-hati dengan pecahan hati, bisa melukai"

ah, saya setuju sekali dengan quote itu. pecahan hati sama berbahayanya dengan pecahan gelas, bisa mengiris sampai luka dan menetaskan darah. seandainya pecahan hati itu ibarat pecahan gelas, tuhan maka masukkan aku dalam gelas yang utuh dan minumlah aku dengan kedamaianmu tuhan.

pecahan hati yang mirip dengan pecahan gelas itu adalah pecahan kaca-kaca kenangan yang kadang bila kau ingat membuatmu tersenyum kecut atau malah membuat bibirmu melengkung ke bawah seperti bulan sabit yang kesepian tanpa bintang.

"kamu lagi apa? sudah bangun?"
"kamu dimana? sudah rindu aku? sudah mau ketemu dengan aku?"
"kamu sudah keramas hari ini? gimana sampo baru yang mirip perawatan salon itu?"
"kamu tau? aku kangen jon. sampaikan kecup basah buat jon, kesayangan aku, dan si kuya"

ah, semua percakapan itu membuatku rindu kamu. seandainya jatuh cinta padamu begitu sederhana, mungkin kita tidak terjebak dalam pecahan kaca.

bisa ga kita mengulang hari dimana kita melakukan percakapan seperti itu lagi?
bisa ga perbedaan ras bukan penghalang bagi kita? ah kenapa kamu harus orang arab sih, dan aku disini menunggu kabar perjodohanmu.
kenapa kita ga bisa saling jujur dan membuat semuanya tampak sederhana?